Berjalan di Mimpi, Bagaimana Caranya?

Mimpi, ada banyak hal yang patut disyukuri dalam menjalani mimpi. Salah satunya yang paling terasa adalah menerka-nerka kapan kita sampai di tempat tujuan. Kemudian, setelah tahu betapa lamanya proses menuju mimpi itu, kita semakin menerka dalam kepala yang semrawut bahwa tidak mungkin jalan kita yang seperti siput ini akan sampai di tujuan. Padahal Allah kan sudah bilang, Dia lebih tahu segalanya, lebih tahu apa yang terbaik di hidupmu meski itu pahit. 

Saat ini kaki sedang berdarah-darah karena berusaha untuk baik-baik saja. 

Tapi satu hal yang patut untuk menjadi syukur adalah setidaknya aku masih sanggup untuk bermimpi dan berproses menuju mimpi itu. Bukankah ada banyak sekali orang yang mengubur mimpinya secara sadar hanya karena mereka berpikir bahwa itu terlalu besar untuk dilampaui. Padahal aku yakin orang yang paling menyesal adalah orang yang tidak berani mengambil proses yang menyakitkan itu. 

Prosesnya sulit sekali, benar-benar seperti dikeruk oleh kebutuhan duniawi dan materialistik yang mengerubung. 

Aku harus membeli iphone, agar setiap kita bertemu dan bertukar foto tidak kebingungan karena hpku android. 

Aku harus mendapatkan uang yang banyak dan memamerkan dunia bahwa aku ini baik-baik saja setelah diterpa bencana luar biasa.

Aku harus membeli baju paling cantik dan modis agar mendapatkan pengakuan orang-orang sekitar. 

Aku harus bekerja di perkantoran elite, jika nanti sedang berbincang aku bisa pamer bahwa karirku melejit. 

dan sebagainya dan sebagainya. 

Setelah mengetikkan itu semua, setelah tahu bahwa hal itu terlalu berisik untuk dilakukan, bahwa aku harus bersyukur bahwa aku mau mengorbankan banyak untuk mimpiku yang entah kapan terwujud. 

Terima kasih untuk ELanna pada tanggal 12 Januari ini aku ingin membuat list padamu di masa depan. 
1. Terima kasih telah belajar bagaimana menangis itu tidak masalah setelah menjadi kuat di depan orang-orang
2. Terima kasih telah mencoba untuk berbaur dalam percaya diri setelah hal materialistik dunia dipertontonkan (walaupun jelas aku sadar bahwa aku menginginkannya). 
3. Meski kau mampu, tapi aku menahan untuk kepentingan keluarga yang sudah memporak-porandakan hidupmu belakangan ini. 
4. Kau sudah mencoba untuk belajar lagi menulis setelah vakum lama sekali hanya karena dikritik bahwa tulisanmu jelek untuk dibaca. (Terima kasih teman-teman blog yang memberikan semangat balik)
5. Mencoba segala hal yang kau inginkan disaat kau kecil, entah itu bagi orang lain terlihat remeh bisnisnya tapi kau mau mencoba dan merealisasikan mimpi-mimpi besar itu. 

Setidaknya satu skill yang harus aku capai sebelum semuanya sekarang adalah, belajar untuk tidak menganggap bahwa semua hal menyangkut hidupku, Nothings personal. 

yep, nothing personal. 

Hope you get inspired or anything from this post. I do wait for the response that has been amazing. 
Stay Loved, 
Love Shewearsword

ELanna. 





ps : aku SS foto ini dari Instagram. Kalau mau lihat gimana aku edit ini, atau lihat editanku yang lain bisa mampir ke Instagramku yaaa thank you. much loveeeeeee 

Komentar

  1. Kak, meski kdg sulit tapi semangat terus ya

    BalasHapus
  2. beberapa orang memang tidak beruntung karena harus merapikan hal-hal yang bukan tanggung jawabnya. tapi, gimana ya.. kadang hidup memang sebercanda itu. semangattt!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memangku Jabatan

Bahagiaku Ada Lima Saat ini Seperti Nyanyian Balon