Memangku Jabatan




Terus terang, aku tidak tahu harus berbicara apa dan bagaimana. Kalau dibilang orang banyak adalah seorang yang romantis karena menjadi penulis, tidak juga. Kau bisa lihat bagaimana gaya menulisku yang terlalu banyak realistisnya daripada adegan romantisnya. Jadi jika dibilang romantis dengan kata-kata, sepertnya aku hanya menjadi orang yang berpura-pura bisa menulis hingga entah kapan aku bisa percaya diri bahwa aku bisa menulis. 

Cakap-cakapnya sudah karena kalimat itu seliweran di kepala dan si jari begitu aja bergerak. Anna akan menuliskan surat ini tidak secara emotional kepada diri sendiri. 

Na, kalaupun tiga tahun belakangan kamu nangis sendirian di kamar, walaupun kamu banyak banget curhat sama tembok dan melarikan diri pada kamar-kamar hotel, kamu itu sudah banyak banget laluin hal buruk. Sibukmu dan uangmu yang pergi di pemesanan-pemesanan hotel itu tidak terbuang sia-sia. Toh kamu sudah mencoba dan berusaha. 

Orang yang paling menyesal nanti adalah orang yang tidak pernah mencoba apapun. Jadi sekarang ini harusnya kamu bangga kalau kamu sudah melangkah. Belum ada hasilnya tidak masalah. Kamu melawan dirimu sendiri dan itu hal yang paling sulit oleh manusia manapun. 

Kedua, aku harus mengantarkan surat ini pada orang tua yang tidak begitu tahu sakitnya menjadi anak pertama. Orang tua yang seperti sudah berusaha dan kepalaku tidak ingin setuju akan itu. Tak tahulah, semoga kalian berdua tahu bahwa apa yang kalian lakukan tidak hanya padaku tapi pada adik-adikku adalah hal yang buruk. Kalian yang dewasa tapi kami yang harus terus menerus menjadi penengah. 

Ketiga, Keenan Patra Adiswara. Nama yang jelas sekali tertera di postingan ini dan semoga yang memiliki nama indah ini tidak masalah. Terima kasih enam tahunnya. Aku tahu kita tidak akan bersama di ujung sana, tapi bersamamu itu setidaknya aku tidak bertarung sendirian. Semoga nanti kita bisa bertemu dalam posisi paling apik di hidup. Romantisme yang kita bangun sudah banyak memberikan ide pada banyak hal, entah itu cerita-cerita, puisi maupun lukisan. Terima kasih dan semoga kita tetap baik. 

Pada semua orang yang memangku jabatan sebagai manusia, tidaklah menjadi berguna kita untuk satu sama lainnya jika tak saling mengingatkan bahwa dunia memang tidak mudah, kalau mudah hadiahnya bukan surga, bukan?

Salam hangat.
Love, Shewearsword

ELanna

Komentar

  1. wanna hug sister? peluk onlen jauhhh!!

    BalasHapus
  2. wanita kerennnnnnnn, semangat kak. harus tetap bangkit dan mensyukuri segala nikmat Allah

    BalasHapus
  3. curhat sama tembok, hal-hal keren dan indah yang dilakukan oleh orang-orang yang selalu berusaha terlihat kuat dengan segala cobaan hidup yang tak ada habisnya. semangat kakak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berjalan di Mimpi, Bagaimana Caranya?

Bahagiaku Ada Lima Saat ini Seperti Nyanyian Balon